• Alamat : Jalan Raya Panglegur KM.4 Pamekasan 69371 - Jawa Timur
  • Telp/Fax : +62 324 322551
  • Email : info@iainmadura.ac.id
  • Facebook : IAIN Madura

Wisuda Sarjana Ke-28 dan Magister Ke-8 IAIN Madura Digelar Virtual

Wisuda sarjana ke-28 dan magister ke-8 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura digelar virtual kemarin (22/10). Semangat yang diusung dalam sidang terbuka Senat IAIN Madura itu adalah semangat kesantrian.
         Rektor IAIN Madura Dr. Mohammad Kosim menyampaikan, wisuda tahun ini bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2020. ”Santri itu tidak mengenal berhenti belajar, selama menjadi santri akan terus belajar,” ungkapnya kemarin.
         Menurut Kosim, ada 527 mahasiswa yang diwisuda dan berasal dari 17 program studi. Dengan rincian, 43 mahasiswa tingkat magister. Sisanya di tingkat strata satu. Di strata satu didominasi sarjana prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 66 lulusan.
KHIDMAT: Peserta sidang terbuka wisuda sarjana ke-28 dan magister ke-8 saat menyanyikan lagu Indonesia Raya kemarin.KHIDMAT: Peserta sidang terbuka wisuda sarjana ke-28 dan magister ke-8 saat menyanyikan lagu Indonesia Raya kemarin. 
         ”Wisudawan pada hakikatnya bukan akhir dari masa belajar, santri harus belajar terus hingga akhir hayatnya,” sambung pria yang pernah menjabat direktur Pascasarjana STAIN Pamekasan periode 2013–2016 itu.
         Pada wisuda virtual ini, peserta wisuda terbaik di tingkat strata satu dan peserta wisuda di tingkat magister dihadirkan ke Auditorium Center IAIN Madura sebagai perwakilan. Sementara sisanya mengikuti perayaan sakral tersebut melalui Zoom Meeting.
         Prosesi wisuda bagi mereka yang hadir dilaksanakan seperti biasanya. Nama-nama peserta wisuda yang hadir dipanggil satu demi satu. Wisudawan yang duduk di kursi berjarak itu pun maju ke podium. Wisudawan terbaik institut diraih Ulfa Ainun Nikmah, sarjana Manajemen Pendidikan Islam dengan IPK 3.79.
         Pemindahan tali toga dipimpin langsung rektor IAIN Madura. Pemindahan tali toga itu sekaligus mewakili secara simbolis ratusan peserta yang bergabung melalui Zoom Meeting. ”Harus virtual, karena ada aturan dari Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI,” katanya.
         Dijelaskan, aturan tersebut untuk mencegah potensi penularan Covid-19 di lingkungan perguruan tinggi. Mencegah tetap lebih baik daripada mengobati. Kosim mengaku dilema pada wisuda kali ini. Sebab, prosesi wisuda seharusnya jadi ajang perayaan bersama keluarga justru hanya virtual.
         ”Ini perayaan, tasyakuran bagi mereka yang selesai, membawa keluarga. Namun, perayaan ini tidak seperti biasanya karena situasi pandemi, dan yang hadir pun tidak boleh membawa keluarga,” imbuhnya.
         Kosim menaruh banyak harapan pada lulusan IAIN Madura. Pertama, tidak berhenti belajar. Kedua, visi misi kampus yang religius dan kompetitif harus dipegang teguh. ”Tunjukkan bahwa lulusan IAIN Madura sosok religius,” terangnya.
         Ketiga, memberikan manfaat kepada sesama. Sebab, sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat bagi orang lain. Keempat, jangan putus hubungan dengan kampus tercinta IAIN Madura. Sebab, ada wadah khusus berupa ikatan alumni dari tingkat prodi, fakultas hingga institut.
         Perlu diketahui, tahun ini IAIN Madura kembali membuka prodi baru di tingkat sarjana. Yakni, Prodi Hukum Tata Negara. Prodi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di Madura di bidang hukum tata negara. 


sumber : https://radarmadura.jawapos.com/read/2020/10/23/220702/wisuda-sarjana-ke-28-dan-magister-ke-8-iain-madura-digelar-virtual

  •