Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@uinmadura.ac.id

Jajaki Pembukaan Prodi Bahasa dan Sastra Mandarin, UIN Madura Kunjungi Confucius Institute

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Jumat, 12 Juni 2026
  • Dilihat 486 Kali
Bagikan ke

Surabaya | Sebagai langkah nyata dalam memperluas cakupan pendidikan bahasa asing dan meningkatkan daya saing akademik, Universitas Islam Negeri (UIN) Madura melaksanakan kunjungan kerja ke Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Confucius Institute (CI) UNESA pada Kamis (11/06/2026). Kegiatan ini difokuskan untuk menggali pengalaman, informasi, serta peluang kerja sama guna mendukung rencana pembukaan Program Studi Bahasa dan Sastra Mandarin di lingkungan UIN Madura.

Delegasi UIN Madura dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Maimun, S.Ag., M.H.I., dan Abdul Wafi, S.S., M.Pd. (Sekretaris Prodi Tadris Bahasa Inggris), serta Fadhila Natha Adriyani, S.Pd., selaku penerjemah Bahasa Mandarin dalam kegiatan ini.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan UNESA dan pengelola Confucius Institute UNESA. Dari pihak UNESA hadir Dr. Anung Priambodo, S.Pd., M.Psi.T. selaku Sekretaris LPSP, dan beberapa dosen prodi bahasa dan sastra mandarin. Sementara itu, dari pihak Confucius Institute turut hadir Direktur CI asal Tiongkok, Zhu Li, Ph.D., bersama Direktur CI UNESA Indonesia Dwi Lorry Juniarisca dan Sekretaris CI UNESA Cicik Arista, S.Pd., MTCSOL.

Latar Belakang Strategis

Rencana pendirian Program Studi Bahasa dan Sastra Mandarin dilandasi oleh kebutuhan strategis penguasaan bahasa tersebut di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, bisnis, industri, pariwisata, hingga diplomasi internasional. Selain itu, Madura memiliki kekayaan sejarah dan keterkaitan budaya dengan komunitas Tionghoa, khususnya di wilayah Pasongsongan dan sekitarnya. Potensi ini diharapkan menjadi ciri khas tersendiri, di mana kajian bahasa dan budaya dapat dikembangkan selaras dengan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Madura.

“Bahasa Mandarin merupakan salah satu bahasa kunci dalam hubungan global saat ini. Kehadiran Program Studi Bahasa dan Sastra Mandarin di UIN Madura nantinya diharapkan tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga menjadi jembatan budaya yang berlandaskan identitas keislaman dan kearifan lokal kita,” ungkap Rektor saat sesi sambutan.

Berbagi Pengalaman dan Peluang Kerja Sama

Dalam diskusi yang berlangsung intensif, pihak UNESA memaparkan perjalanan panjang pendirian Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin yang telah dimulai sejak gagasan awal tahun 2008, menerima mahasiswa baru pada 2010, dan resmi masuk jalur penerimaan nasional pada 2011. Dijelaskan bahwa pembukaan program studi memerlukan persiapan matang, mulai dari penyusunan kurikulum bertahap, pemenuhan kualifikasi sumber daya manusia, hingga proses administrasi perizinan.

Sementara itu, Direktur CI UNESA, Zhu Li, Ph.D., menjelaskan berbagai bentuk kerja sama strategis yang dapat ditawarkan. Dukungan tersebut meliputi penyediaan tenaga pengajar penutur asli, pelatihan bagi calon dosen, penyelenggaraan ujian standar internasional HSK/HSKK, kegiatan budaya, hingga program pertukaran pelajar. Beliau menegaskan bahwa kerja sama ini bukan syarat wajib pendirian program studi, melainkan nilai tambah yang dapat mempercepat peningkatan kualitas pembelajaran dan jejaring internasional.

Langkah Persiapan yang Akan Ditempuh

Berdasarkan hasil pertemuan dan masukan yang diperoleh, disepakati bahwa UIN Madura akan memulai persiapan secara bertahap sebelum membuka program studi secara resmi. Beberapa langkah awal yang direncanakan meliputi: Menyusun kajian akademik mendalam mengenai dasar pendirian program studi; Membuka kelas Bahasa Mandarin dasar, bisnis, dan persiapan ujian HSK melalui UPA Bahasa; Memetakan dan mempersiapkan sumber daya manusia serta calon pengajar; Menjalin komunikasi resmi dan kerja sama dengan Confucius Institute UNESA; serta Mengumpulkan data peminat dan kebutuhan dunia kerja terkait Bahasa Mandarin.

Dengan persiapan yang sistematis dan kolaboratif, diharapkan rencana pendirian Program Studi Bahasa dan Sastra Mandarin ini dapat mewujudkan program studi yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, serta memiliki keunikan tersendiri yang melekat pada identitas UIN Madura.

 


Editor: Achmad Firdausi