UIN Madura Lepas 1.475 Mahasiswa KKN 2026, Siap Mengabdi di Berbagai Daerah
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Senin, 13 Juli 2026
- Dilihat 297 Kali
Pamekasan | Sebanyak 1.475 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Madura resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Madura. Pelepasan berlangsung di Aula Auditorium UIN Madura pada Senin (13/7/2026).
KKN tahun ini akan berlangsung mulai 14 Juli hingga 23 Agustus 2026 dengan berbagai skema pengabdian yang tersebar di sejumlah wilayah, baik di Madura maupun luar daerah. Program tersebut meliputi KKN Reguler, KKN Kolaboratif Antar Perguruan Tinggi, KKN Nusantara, KKN Ramah Gender, KKN Disabilitas, hingga KKN Berbasis Pesantren.
Ketua LPPM UIN Madura, Prof. Erie Hariyanto, menyampaikan bahwa KKN merupakan bagian penting dari proses akademik mahasiswa sekaligus momentum untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
"KKN adalah bagian dari akademik yang wajib diikuti. Jagalah nama baik UIN Madura dan kampus masing-masing. Tunjukkan ilmu yang telah diperoleh selama kurang lebih tiga setengah tahun kepada masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan yang telah dipelajari," ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa jalur KKN yang dilaksanakan tahun ini. Di antaranya KKN Nusantara VI yang mengirimkan 5 mahasiswa UIN Madura ke kawasan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, serta KKN Kolaborasi Nusantara Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel yang memberangkatkan 10 mahasiswa ke kawasan Telaga Ngebel, Ponorogo.
Selain itu, terdapat KKN Kolaboratif Antar Perguruan Tinggi yang dilaksanakan di Pulau Talango dan Kecamatan Pegantenan dengan melibatkan 124 mahasiswa dari lima perguruan tinggi, yakni 48 mahasiswa UIN Madura, 33 mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya, 20 mahasiswa Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, 14 mahasiswa Universitas Annuqayah, dan 9 mahasiswa Universitas Al-Amien Prenduan.
Sementara itu, mayoritas peserta mengikuti KKN Reguler yang berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Program KKN tahun ini juga diperkuat dengan skema KKN Ramah Gender, KKN Disabilitas, dan KKN Berbasis Pesantren sebagai bentuk pengabdian yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Prof. Erie juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin mengikuti aturan selama pelaksanaan KKN, serta memanfaatkan pengalaman di lapangan sebagai bahan pengembangan penelitian.
"Kami berharap hasil pengabdian selama KKN dapat melahirkan riset maupun skripsi yang bermanfaat. Bahkan, Rektor UIN Madura telah menyiapkan dukungan publikasi bagi artikel maupun buku hasil pengabdian masyarakat yang memenuhi kriteria melalui LPPM," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor II UIN Madura, Dr. H. Bunai, S.Ag, M.Pd., mewakili Rektor UIN Madura yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan, menyampaikan permohonan maaf sekaligus pesan kepada seluruh peserta KKN.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membawa identitas pribadi ketika berada di lokasi pengabdian, tetapi juga membawa nama baik keluarga dan almamater.
"Jagalah nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater. Laksanakan KKN dengan penuh tanggung jawab, amanah, dan rasa bahagia. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama di bangku kuliah sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkapnya.
Dr. Bunai juga berharap pelaksanaan KKN mampu memberikan perubahan positif bagi mahasiswa, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun pengalaman hidup.
"Setelah KKN selesai, harus ada peningkatan kompetensi pada diri masing-masing. Pengalaman selama berada di tengah masyarakat akan menjadi bekal yang sangat berharga dalam mempersiapkan diri sebagai sarjana yang siap mengabdi," tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Dr. Bunai secara resmi melepas seluruh peserta KKN Tahun 2026.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Kuliah Kerja Nyata UIN Madura Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dilepas," ucapnya.
Melalui KKN 2026, UIN Madura kembali menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang lebih berdaya.
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Achmad Firdausi