Dukung Riset Bereputasi, LPPM UIN Madura Perkuat Budaya Riset melalui Sosialisasi LITAPDIMAS dan Bimtek Proposal Nasional-Internasional
- Diposting Oleh Widya Yuni Wulandari
- Kamis, 15 Januari 2026
- Dilihat 37 Kali
Pamekasan | Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura melaksanakan kegiatan Sosialisasi Bantuan Riset LITAPDIMAS sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal Bereputasi Nasional dan Internasional. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pascasarjana UIN Madura, Rabu (14/01/2026). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor UIN Madura yang hadir secara daring, Wakil Rektor I, II, dan III, para dekan dan wakil dekan, ketua dan sekretaris lembaga, ketua dan sekretaris program studi, serta para dosen dan pejabat fungsional tertentu (PJFT) di lingkungan UIN Madura. Tercatat sebanyak 80 dosen mengikuti kegiatan ini secara daring.
Ketua LPPM UIN Madura, Prof. Dr. Erie Hariyanto, M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan partisipasi dosen UIN Madura dalam skema pendanaan riset LITAPDIMAS yang dikelola oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis).
“Dalam lima tahun terakhir, baru ada satu peneliti dan satu pengabdi dari UIN Madura yang lolos pendanaan LITAPDIMAS. Ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita, mengingat jumlah dosen UIN Madura saat ini sudah mencapai 260 orang,” ungkapnya.
Prof. Erie menjelaskan bahwa saat ini terdapat empat klaster penelitian yang dapat diikuti oleh PTKIN, yaitu penelitian terapan, penelitian pengembangan kolaborasi antar perguruan tinggi, penelitian kolaborasi internasional, dan penelitian pengembangan kajian keislaman. Melalui bimtek ini, para dosen diharapkan mampu menyusun proposal yang kompetitif dan sesuai dengan standar penilaian reviewer nasional maupun internasional.
Dalam kegiatan ini, LPPM juga menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Eko Ariwidodo, S.S, M.Phil., selaku reviewer LITAPDIMAS dan H. Muhammad Taufiq, P.hD., selaku ketua International Office UIN Madura yang berbagi pengalaman tentang riset kolaborasi internasional. Keduanya memberikan strategi, tips, serta gambaran teknis agar proposal yang diajukan memiliki peluang besar untuk lolos pendanaan.
Sementara itu, Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan melalui peningkatan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengintegrasikan riset dengan filosofi keilmuan kampus, yakni kampus Taneyan Lanjhang Pengembangan Ilmu Pengetahuan Islam Integratif yang berbasis pada kearifan lokal Madura namun berorientasi global.
“Kita harus mampu mengaitkan penelitian dan pengabdian dengan isu-isu strategis seperti SDG’s, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan identitas lokal yang mengglobal,” tegasnya.
Rektor juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan riset dan pengabdian sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia berharap ke depan LPPM dapat menyediakan skema khusus yang memberi ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai program penelitian dan publikasi ilmiah.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa UIN Madura telah menyiapkan skema kolaborasi riset dengan berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur, termasuk Universitas Negeri Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, dan Universitas Brawijaya. Kolaborasi ini diarahkan pada tema besar pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan dan ekoteologi. Sehingga dapat meningkatkan daya saing dosen dalam memperoleh hibah riset nasional dan internasional, sekaligus memperkuat kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Achmad Firdausi