Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 6123433

Email

info@iainmadura.ac.id

SEKOLAH INKLUSI

  • Diposting Oleh Admin Web IAIN Madura
  • Jumat, 16 Februari 2024
  • Bagikan ke

Oleh: Prof. Dr. H. Mohammad Kosim, M.Ag.

Selama ini, layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus [ABK] dilakukan melalui dua model; segregasi [terpisah] dan terpadu. Melalui model segregasi, ABK dilayani melalui sekolah khusus ABK yang dikenal dengan nama Sekolah Luar Biasa [SLB]. Hal ini berbeda dengan anak yang tidak memiliki kebutuhan khusus yang dilayani melalui sekolah-sekolah regular. Di SLB ini, kurikulum dan sarprasnya didesain sesuai kebutuhan belajar ABK, demikian pula guru-gurunya, sehingga ABK memungkinkan mendapat layanan pendidikan memadai sesuai kebutuhan dan karakteristik ABK.

Selain melalui model segregasi, pendidikan bagi ABK juga dilayani melalui model terpadu, yakni dengan mengikutsertakan ABK untuk belajar ke sekolah regular yang ada. Dalam model terpadu ini, kurikulum dan sarprasnya didesain untuk sekolah regular, demikian pula guru-gurunya, sehingga ABK tidak mendapat layanan pendidikan memadai. Namun, kadang-kadang model terpadu ini dibutuhkan, karena di sekitar ABK tidak ada SLB, sedangkan orang tuanya ingin anaknya sekolah. Maka, jika ada kasus seperti ini, sekolah reguler harus menerima dan melayani dengan baik sesuai kemampuan.

Sekolah inklusi adalah model terbaru dalam memberikan layanan pendidikan bagi ABK. Sekolah inklusi merupakan bentuk layanan pendidikan yang diselenggarakan oleh sekolah/kelas reguler dengan melibatkan seluruh peserta didik yang beragam, terutama ABK. Di sekolah inklusi ini, kurikulum dan sarpras serta gurunya dirancang khusus agar mampu memberikan layanan optimal kepada semua peserta didik yang beragam, dengan memperhatikan kondisi objektif peserta didik.