Rektor UIN Madura Hadiri Review and Design on Islamic Education, Tegaskan Komitmen Implementasi Peta Jalan Pendidikan Islam
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Selasa, 30 Desember 2025
- Dilihat 220 Kali
Jakarta (UIN Madura) | Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., menghadiri kegiatan Review and Design on Islamic Education yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Selasa (30/12/2025), di Auditorium H.M. Rasjidi Kemenag RI, Jakarta. Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah masa depan pendidikan Islam di Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., jajaran pimpinan Kementerian Agama, Sekretaris Jenderal Kemenag, serta para Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag., dalam laporannya menegaskan urgensi kegiatan ini sebagai ruang refleksi dan desain ulang pendidikan Islam agar tetap adaptif terhadap dinamika global, perkembangan teknologi, serta kebutuhan masyarakat masa depan, tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, Menko PMK RI Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. menekankan pentingnya pendekatan futuristik melalui tema Futures Studies for Islamic Education. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyiapkan pendidikan Islam yang responsif terhadap transformasi digital, perubahan sosial, dan tantangan sumber daya manusia jangka panjang.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A. secara resmi meluncurkan Peta Jalan (Roadmap) Pendidikan Islam sebagai arah strategis pengembangan pendidikan Islam menuju Indonesia Emas 2045. Roadmap tersebut menempatkan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai fondasi utama, yang bersifat transformatif, humanis, inklusif, serta berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Madura Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd. menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen UIN Madura untuk menindaklanjuti arah kebijakan nasional pendidikan Islam tersebut.
“Peluncuran Peta Jalan Pendidikan Islam merupakan tonggak penting bagi PTKIN, termasuk UIN Madura. Roadmap ini memberikan arah yang jelas dalam membangun pendidikan Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, inklusif, dan berorientasi pada kemanusiaan,” ujar Rektor.
Ia menegaskan bahwa UIN Madura siap mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam pengembangan kurikulum, pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Nilai cinta, empati, keadilan, dan kepedulian terhadap lingkungan sangat relevan dengan visi UIN Madura. Ini sejalan dengan komitmen kami dalam membangun ekosistem akademik yang moderat, ramah, dan responsif terhadap tantangan zaman,” tambahnya.
Rektor juga menilai bahwa pendekatan holistik dan futuristik yang ditekankan dalam forum tersebut menjadi penguat peran PTKIN sebagai motor penggerak transformasi pendidikan Islam di Indonesia.
“UIN Madura akan terus bersinergi dengan Kementerian Agama dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kebijakan ini tidak berhenti pada tataran konseptual, tetapi benar-benar terimplementasi dan dirasakan manfaatnya oleh sivitas akademika dan masyarakat luas,” pungkas Rektor.
Sumber: website kemenag.go.id
Editor: Achmad Firdausi