Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 898-9700-500

Email

info@iainmadura.ac.id

Pembinaan ASN 2025: Inspektur Jenderal Kemenag RI Tekankan Penguatan Tata Kelola ASN di UIN Madura

  • Diposting Oleh Achmad Firdausi
  • Jumat, 29 Agustus 2025
  • Dilihat 24 Kali
Bagikan ke

Pamekasan | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menggelar acara Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2025 bersama Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia, Jumat (29/08/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bapak H. Khairunnas, SH., MH., selaku Inspektur Jenderal Kemenag RI, Rektor UIN Madura Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., serta seluruh ASN di lingkungan UIN Madura.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Madura menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya forum ini sebagai ajang silaturrahmi sekaligus penguatan tata kelola kelembagaan.

“Kita bisa bersilaturrahmi dalam rangka penguatan kelembagaan, di mana silaturrahim ini penting kita lakukan bersama-sama. Terima kasih telah hadir atas permohonan kita secara institusi untuk berbagi ilmu pengetahuan, pengalaman dalam tata kelola kelembagaan yang kita cintai ini,” ungkap Dr. Saiful Hadi.

Rektor menekankan bahwa keluarnya Perpres No. 52 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden RI pada 8 Mei 2025 menjadi tonggak baru perubahan kelembagaan dari institut menuju universitas.

“Perpres tersebut memiliki dampak yang sangat fundamental, baik dalam aspek kewenangan penyelenggaraan pendidikan maupun aspek lain. Karena itu, jangan sampai jadi ‘UIN rasa IAIN’. Kita harus melakukan percepatan dan merancang langkah-langkah nyata untuk mewujudkannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rektor memaparkan bahwa percepatan tersebut meliputi perubahan nomenklatur kelembagaan, pembukaan program studi baru berbasis sains dan teknologi, hingga penguatan SDM.

“Kami memiliki tenaga kependidikan berbasis ilmu komputer dan sains, namun masih terkendala karena kekurangan SDM. Untuk itu, kami mohon ada arahan dan penjelasan terstruktur agar penguatan ini dapat berjalan sesuai regulasi. Selain itu, semangat era baru harus diwujudkan dalam motivasi dan etika kerja, sehingga kontribusi kita bisa terukur dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, H. Khairunnas, SH., MH., mengapresiasi langkah UIN Madura dalam membangun tata kelola kelembagaan yang transparan dan berintegritas. Ia menekankan bahwa pembinaan ASN adalah bagian penting untuk memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.

“ASN harus memiliki semangat baru, bekerja dengan integritas, profesionalitas, dan akuntabilitas. Tantangan ke depan bukan hanya soal regulasi, tetapi bagaimana kita menanamkan nilai etika, moral, dan tanggung jawab dalam setiap tugas yang dijalankan,” ujar Khairunnas.

Ia juga menambahkan bahwa UIN Madura memiliki peluang besar untuk berkembang pesat setelah transformasi kelembagaan. Namun, percepatan itu harus ditopang oleh kualitas SDM dan sistem pengelolaan yang baik.

“Kita dorong agar ASN UIN Madura mampu menjadi teladan. Penguatan tata kelola, percepatan transformasi kelembagaan, serta pembangunan SDM harus berjalan seiring agar universitas ini benar-benar menjadi pusat pengembangan ilmu yang integratif,” pungkasnya.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan menjadi ruang penguatan ASN agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan regulasi, meningkatkan profesionalisme, serta membangun ekosistem tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di UIN Madura.

 


Penulis: Herlina Tria Sukmawati                           Editor: Achmad Firdausi