UIN Madura dan Kantor Imigrasi Pamekasan Jalin Kerja Sama: Bersinergi dalam Pengabdian Intelektual untuk Masyarakat Madura yang Cerdas dan Berdaya
- Diposting Oleh Achmad Firdausi
- Jumat, 7 November 2025
- Dilihat 193 Kali
Pamekasan | Universitas Islam Negeri (UIN) Madura resmi menjalin kerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Hotel Azana Pamekasan, Kamis (06/11/2025). Kegiatan bertema “Bersinergi dalam Pengabdian Intelektual demi Masyarakat Madura yang Cerdas dan Berdaya” ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan mahasiswa UIN Madura bersama jajaran pimpinan Kantor Imigrasi Pamekasan serta perwakilan Imigrasi Kantor Wilayah Jawa Timur.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pamekasan, Ahmad Muttaqin, A.Md.Im., S.H., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal yang membawa manfaat besar bagi masyarakat Madura. Ia menyoroti berbagai tantangan di bidang keimigrasian yang semakin kompleks, mulai dari meningkatnya pekerja migran non-prosedural, fenomena haji non-resmi, kemudahan perjalanan lintas negara, hingga rendahnya literasi masyarakat tentang keimigrasian.
“Banyak masyarakat yang belum memahami penggunaan aplikasi M-Paspor sehingga masih bergantung pada pihak ketiga dalam pengurusan paspor. Kami telah melakukan berbagai upaya seperti pembentukan tim pengawasan orang asing dan desa binaan imigrasi yang telah menunjukkan hasil positif. Namun, perlu penguatan melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis pengetahuan,” ujarnya.
Ahmad Muttaqin menegaskan pentingnya kemitraan dengan Perguruan Tinggi sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran dan edukasi publik. “Kami memandang kerja sama dengan sivitas akademika UIN Madura sebagai langkah strategis untuk menggabungkan tridharma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat) dengan trifungsi keimigrasian (pelayanan, penegakan hukum, dan keamanan negara) yang kami miliki,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II UIN Madura, Dr. H. Buna’i, S.Ag., M.Pd., yang mewakili Rektor UIN Madura dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Madura. “Pak Rektor menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung. Beliau berharap kerja sama ini menjadi awal yang baik dan berkelanjutan. Tahun 2026 nanti, kami akan menindaklanjutinya melalui kegiatan nyata, melibatkan dosen dan mahasiswa dalam pendampingan ke masyarakat,” ujarnya.
Wakil Rektor II menilai kerja sama antara Kantor Imigrasi Kelas II Pamekasan dan UIN Madura ini sebagai langkah strategis yang sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak. Bagi Kantor Imigrasi, kolaborasi tersebut akan membantu dalam kegiatan sosialisasi keimigrasian melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa sebagai pendamping masyarakat. Sementara bagi UIN Madura, kerja sama ini menjadi wadah implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui sinergi ini, para dosen dapat menjalankan peran akademiknya dalam memberikan edukasi dan penyuluhan keimigrasian, sedangkan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmunya secara langsung melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau program pengabdian masyarakat lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat literasi keimigrasian masyarakat Madura sekaligus memperluas dampak positif dunia pendidikan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Suyitno, S.Sos., M.M., perwakilan Imigrasi Kantor Wilayah Jawa Timur, turut sampaikan apresiasi atas inisiatif yang dinilai sebagai langkah inovatif dalam memperkuat sinergi antara pelayanan publik dan dunia akademik. “Kerja sama ini bukan sekadar pertukaran dokumen, tetapi pertukaran nilai dan komitmen. Nilai-nilai keimigrasian seperti pelayanan, penegakan hukum, dan keamanan negara kini berpadu dengan semangat tridharma perguruan tinggi,” ungkapnya.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan akan lahir berbagai program kolaboratif yang mampu meningkatkan literasi keimigrasian di kalangan masyarakat Madura serta memperkuat kesadaran hukum dan administrasi publik berbasis pengetahuan dan intelektualitas.
Penulis: Herlina Tria Sukmawati Editor: Achmad Firdausi